Bahasa C

Array Dengan Bahasa C

Posted on Updated on

Program Penghitungan Matriks dengan memanfaatkan array


/*Program Membuat Matriks*/
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
 int A[100] [100];
 int m,n,i,j;
 /*-------menentukan banyaknya baris & kolom martriks----*/
 clrscr();
 printf("Matriks berordo m x n \n");
 printf("----------------------\n\n");
 printf("masukan banyaknya baris (m) : ");
 scanf("%i,%i", &m);
 printf("masukan banyaknya kolom (n) : ");
 scanf("%i,%i", &n);
 printf("\n");
 /* ------input elemen matriks ------*/
 for(i=0;i<m;i++)
 {
 for(j=0;j<n;j++)
 {printf("Elemen matriks A[%i,%i] : ",i+1,j+1);
 scanf("%i",&A[i][j]);
 }
 }
 /*------menampilkan elemen matriks--------*/
 printf("\n");
 printf("Matriks A= \n\n");
 for(i=0;i<m;i++)
 {
 for(j=0;j<n;j++)
 {
 printf("%3i",A[i][j]);
 }
 printf("\n");
 }
getch();
}

Contoh lain,


/*Program Membuat Matriks*/
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
 int A[100] [100];
 int B[100] [100];
 int C[100] [100];
 int m,n,i,j;
 char pilihan;
 do
 {

/*-------menentukan banyaknya baris & kolom martriks----*/
 clrscr();
 printf("Matriks berordo m x n \n");
 printf("----------------------\n\n");
 printf("masukan banyaknya baris (m) : ");
 scanf("%i,%i", &m);
 printf("masukan banyaknya kolom (n) : ");
 scanf("%i,%i", &n);
 printf("\n");
 /* ------input elemen matriks A ------*/
 for(i=0;i<m;i++)
 {
 for(j=0;j<n;j++)
 {printf("Elemen matriks A[%i,%i] : ",i+1,j+1);
 scanf("%i",&A[i][j]);
 }
 }

/* ------input elemen matriks B------*/
 for(i=0;i<m;i++)
 {
 for(j=0;j<n;j++)
 {printf("Elemen matriks B[%i,%i] : ",i+1,j+1);
 scanf("%i",&B[i][j]);
 }
 }

&nbsp;

/*---menjumlahkan elemen matriks A dg B----*/
 for(i=0; i<m;i++)
 {
 for(j=0;j<n;j++)
 {
 C[i][j]=A[i][j]+B[i][j];
 }
 }
 /*------menampilkan elemen matriks A--------*/
 printf("\n");
 printf("Matriks A= \n\n");
 for(i=0;i<m;i++)
 {
 for(j=0;j<n;j++)
 {
 printf("%3i",A[i][j]);
 }
 printf("\n");
 }

/*------menampilkan elemen matriks B--------*/
 printf("\n");
 printf("Matriks B= \n\n");
 for(i=0;i<m;i++)
 {
 for(j=0;j<n;j++)
 {
 printf("%3i",B[i][j]);
 }
 printf("\n");
 }

/*------menampilkan elemen matriks c Hasil penjumlahan+--------*/
 printf("\n");
 printf("Matriks C= \n\n");
 for(i=0;i<m;i++)
 {
 for(j=0;j<n;j++)
 {
 printf("%3i",C[i][j]);
 }
 printf("\n");
 }
 printf("apakah anda ingin memasukkan lagi datanya:[y|t] ");scanf("%c",&pilihan);
}

while(pilihan=='Y' || pilihan=='y');
getch();
}

Grafik dengan Bahasa C Part 2

Posted on Updated on


/*2 Segitiga*/
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
 int tinggi;
 int i,j,x,y;
 printf("masukkan tinggi= ");scanf("%i",&tinggi);
 printf("\n");

for (i=1;i<=tinggi;i++)
 { for (j=1;j<=i;j++)
 { printf ("x");
 } printf ("\n");
 }
for (x=1;x<=tinggi;x++)
 { for (y=x;y<=tinggi;y++)
 { printf ("x");
 } printf ("\n");
 }

 getche();clrscr();
}


biintanggabung kiri

Keywords dan Library Functions dalam Bahasa C/C++

Posted on Updated on

Keywords dan Library Functions dalama Bahasa C/C++
Perhatikan dua contoh program c yang tujuannya menginput dua buah nilai kemudian mencetak totalnya, sebagai berikut :

C

 

C++
#include <stdio.h>void main() {

int A, B, T;

scanf(“%i”, &A);

scanf(“%i”, &B);

T = A + B;

scanf(“%i”, &T);

}

#include <iostream.h>void main() {

int A, B, T;

cin >> A;

cin >> B;

T = A + B;

cout << T;

}

Perhatikan kata-kata yang ada dalam kedua program tersebut, yaitu: Read the rest of this entry »

Membuat Tabel Dengan Bahasa C

Posted on Updated on

Coba buat tabel ni dengan bahasa c, tapi kali ini buatnya manual ya…



]

/* Tabel*/
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
main()
{
 printf("Jadwal Waktu Shalat untuk wilayah Jambi dan sekitarnya\n\n");
 printf("Bulan JANUARY\n\n");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n\n", "Tanggal", "Subuh", "zuhur", "Ashar", "Magrb", "Isya'");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "1-2", "04.40", "12.11", "15.38", "18.19", "19.34");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "3-5", "04.42", "12.13", "15.39", "18.21", "19.35");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "6-8", "04.44", "12.14", "15.40", "18.22", "19.36");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "9-11", "04.45", "12.15", "15.41", "18.23", "19.37");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "12-14", "04.47", "12.17", "15.42", "18.24", "19.38");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "15-17", "04.49", "12.18", "15.43", "18.25", "19.38");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "18-20", "04.50", "12.19", "15.43", "18.26", "19.39");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "21-23", "04.51", "12.20", "15.44", "18.27", "19.39");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "24-26", "04.52", "12.20", "15.44", "18.27", "19.40");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n", "27-29", "04.53", "12.21", "15.44", "18.28", "19.40");
 printf (" | %-7s | %3s | %3s | %3s | %3s | %3s |\n\n", "30-31", "04.55", "12.21", "15.43", "18.28", "19.40");

printf("Selamat menunaikan ibadah Shalat Fardhu");
 getch();
 clrscr();
}


lihat hasilnya :  Read the rest of this entry »

STACK (Tumpukan) Dengan Bahasa C

Posted on Updated on

STACK

Stack bisa diartikan sebagai suatu kumpulan data yang seolah-olah ada data yang diletakkan diatas data yang lain. Perlu diingat, didalam stack kita bisa menambahkan (menyisipkan) dan mengambil (menghapus) data melalui ujung yang sama yang disebut sebagai ujung atas stack (top of stack). Stack mempunyai sifat LIFO (last in first Out), yaitu yang terakhir masuk adalah yang pertama keluar.

Bentuk penyajian stack bisa menggunakan tipe data array, tetapi sebenarnya penyajian stack menggunakan array adalah kurang tepat karena banyaknya elmen dalam array adalah statis, sedangkan dalam stack banyaknya elemen sangat bervariasi atau dinamis. Meskipun demikian, array bisa digunakan untuk penyajian stack, tetapi dengan anggapan bahwa banyaknya elemen maksimal dari suatu stack tidak melebihi batas maksimum banyaknya elemen array. Pada suatu saat, ukuran stack akan sama dengan ukuran array. Bila diteruskan menambah data, maka akan terjadi overflow. Oleh karena itu, perlu ditambahkan data untuk mencatat posisi ujung stack. Ada dua macam penyajian stack menggunakan array, yaitu Single stack dan Double stack.

Read the rest of this entry »